Profil Lulusan Program Studi Peternakan

Lulusan Program Studi Peternakan memiliki kompetensi dalam pengelolaan dan pengembangan peternakan berbasis teknologi, manajemen produksi ternak, kesehatan hewan, nutrisi dan pakan, serta kewirausahaan di bidang peternakan. Mereka juga dibekali dengan pemahaman tentang sistem agribisnis peternakan, pengolahan hasil ternak, serta kebijakan dan regulasi di sektor peternakan.

Q&A

3/14/20252 min read

worm's-eye view photography of concrete building
worm's-eye view photography of concrete building

Lulusan program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas peternakan, menerapkan inovasi dalam industri peternakan, serta berkontribusi dalam penyediaan pangan berbasis protein hewani yang berkualitas bagi masyarakat.

Kompetensi Lulusan:

  1. Manajemen Produksi dan Agribisnis Peternakan – Mampu mengelola usaha peternakan secara efisien, mulai dari perencanaan hingga pemasaran produk.

  2. Teknologi Pakan dan Nutrisi Ternak – Menguasai formulasi pakan yang berkualitas untuk meningkatkan produktivitas ternak.

  3. Kesehatan dan Reproduksi Ternak – Memahami prinsip-prinsip kesehatan hewan dan teknik reproduksi untuk meningkatkan populasi ternak.

  4. Pengolahan dan Industri Hasil Ternak – Mampu mengembangkan produk olahan ternak seperti susu, daging, dan telur dengan standar mutu tinggi.

  5. Inovasi dan Teknologi Peternakan – Menguasai aplikasi teknologi modern seperti smart farming dan bioteknologi dalam industri peternakan.

  6. Kewirausahaan dan Penyuluhan Peternakan – Memiliki jiwa wirausaha dalam bisnis peternakan serta mampu memberikan edukasi kepada peternak lain.

Potensi dan Peluang Karir Lulusan

Lulusan Program Studi Peternakan memiliki peluang kerja yang luas di berbagai sektor, termasuk industri peternakan, pemerintahan, penelitian, dan wirausaha. Berikut beberapa prospek karir yang dapat dijalani:

1. Sektor Industri dan Perusahaan Peternakan:

  • Manajer Produksi Peternakan, bertanggung jawab atas operasional usaha peternakan sapi, unggas, kambing, atau ikan.

  • Ahli Nutrisi dan Formulator Pakan, bekerja di perusahaan pakan ternak untuk mengembangkan pakan berkualitas tinggi.

  • Supervisor Kesehatan dan Reproduksi Ternak, mengawasi kesehatan hewan dan program pemuliaan ternak.

  • Teknisi Bioteknologi Peternakan, bekerja dalam bidang inseminasi buatan, teknologi reproduksi, dan pemuliaan ternak.

2. Sektor Pemerintahan dan Regulasi:

  • Pegawai di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, mengelola program pengembangan peternakan di tingkat daerah maupun nasional.

  • Penyuluh Peternakan, memberikan edukasi kepada peternak mengenai teknik beternak yang efektif dan berkelanjutan.

  • Pengawas Kesehatan Hewan dan Keamanan Pangan, bertanggung jawab atas inspeksi kesehatan hewan dan produk peternakan.

3. Sektor Penelitian dan Pendidikan:

  • Dosen atau Peneliti Peternakan, mengembangkan inovasi dalam bidang nutrisi, reproduksi, dan teknologi peternakan.

  • Analis Data Produksi Peternakan, bekerja dalam lembaga penelitian atau perusahaan untuk menganalisis tren produksi dan pemasaran produk peternakan.

4. Sektor Kewirausahaan dan Industri Mandiri:

  • Wirausaha di Bidang Peternakan, mendirikan usaha peternakan ayam, sapi, kambing, atau ikan dengan konsep modern dan berkelanjutan.

  • Pengusaha Olahan Produk Ternak, seperti susu pasteurisasi, keju, yogurt, abon, atau sosis berbasis daging berkualitas.

  • Peternak Organik dan Ramah Lingkungan, mengembangkan peternakan berbasis teknologi hijau dan berorientasi ekspor.

Dengan keterampilan yang dimiliki, lulusan Program Studi Peternakan memiliki fleksibilitas untuk bekerja di berbagai bidang, baik sebagai tenaga profesional, akademisi, maupun entrepreneur di industri peternakan.