Profil Lulusan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI)

Lulusan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) memiliki kompetensi dalam bidang pengelolaan, kepemimpinan, dan pengembangan lembaga pendidikan Islam. Mereka dibekali dengan pemahaman tentang sistem pendidikan Islam, perencanaan strategi pendidikan, administrasi pendidikan, serta evaluasi dan pengawasan mutu pendidikan Islam. Selain itu, lulusan juga memiliki kemampuan dalam merancang kebijakan pendidikan Islam yang sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.

Q&A

3/14/20251 min read

a man riding a skateboard down the side of a ramp
a man riding a skateboard down the side of a ramp

Kompetensi Lulusan:

  1. Manajemen dan Administrasi Pendidikan – Menguasai teknik perencanaan, pengelolaan, dan pengawasan lembaga pendidikan Islam.

  2. Kepemimpinan dalam Lembaga Pendidikan Islam – Mampu menjadi pemimpin yang inovatif dan profesional dalam dunia pendidikan Islam.

  3. Pengembangan Kurikulum dan Mutu Pendidikan Islam – Mampu menyusun dan mengevaluasi kurikulum berbasis nilai-nilai Islam.

  4. Penelitian dalam Bidang Manajemen Pendidikan Islam – Mampu melakukan riset untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam.

  5. Pengelolaan Keuangan dan Sumber Daya Pendidikan – Menguasai manajemen keuangan, pengelolaan sumber daya manusia, serta teknologi dalam pendidikan Islam.

Potensi dan Peluang Karir Lulusan

Lulusan Manajemen Pendidikan Islam memiliki prospek karir yang luas, baik di sektor pendidikan, pemerintahan, maupun organisasi keagamaan. Berikut beberapa peluang karir yang dapat dijalani:

1. Sektor Pendidikan:

  • Kepala Sekolah atau Wakil Kepala Sekolah, baik di madrasah, pesantren, maupun sekolah Islam modern.

  • Dosen atau Pengajar Manajemen Pendidikan Islam di perguruan tinggi Islam.

  • Pengembang Kurikulum Pendidikan Islam, merancang dan mengevaluasi sistem pembelajaran di lembaga pendidikan Islam.

  • Pengelola Lembaga Pendidikan Islam, seperti pesantren, madrasah, dan lembaga pendidikan nonformal Islam.

2. Sektor Pemerintahan dan Kebijakan Publik:

  • Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kementerian Agama atau Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

  • Staf Ahli dalam Bidang Pendidikan Islam, membantu penyusunan kebijakan pendidikan Islam di tingkat nasional dan daerah.

  • Pengawas dan Auditor Pendidikan, memastikan mutu dan standar pendidikan Islam di berbagai institusi.

3. Sektor Organisasi Keagamaan dan Sosial:

  • Manajer di Lembaga Zakat, Wakaf, dan Filantropi Islam, mengelola program pendidikan berbasis dana sosial Islam.

  • Aktivis Pendidikan Islam, terlibat dalam program pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan Islam.

  • Konsultan Pendidikan Islam, memberikan bimbingan dan strategi bagi lembaga pendidikan Islam.

4. Sektor Bisnis dan Wirausaha:

  • Entrepreneur dalam Bidang Pendidikan Islam, mendirikan sekolah Islam, pesantren modern, atau bimbingan belajar berbasis Islam.

  • Trainer dan Motivator Pendidikan Islam, memberikan pelatihan kepemimpinan dan manajemen bagi tenaga pendidik dan santri.

  • Pengembang Media dan Teknologi Pendidikan Islam, membuat platform digital atau aplikasi untuk pendidikan Islam.

Dengan kompetensi yang dimiliki, lulusan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam dapat berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan Islam di berbagai sektor, baik sebagai pengelola lembaga pendidikan, akademisi, birokrat, maupun wirausahawan di bidang pendidikan Islam.