Profil Lulusan Program Studi Kesehatan Masyarakat

Lulusan Program Studi Kesehatan Masyarakat dibekali dengan kompetensi dalam bidang promosi kesehatan, epidemiologi, kesehatan lingkungan, manajemen layanan kesehatan, serta kebijakan kesehatan. Mereka memiliki keterampilan dalam menganalisis, merancang, dan mengimplementasikan program kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, lulusan juga mampu melakukan penelitian, advokasi kesehatan, serta pengelolaan sumber daya kesehatan berbasis bukti ilmiah.

Q&A

3/14/20251 min read

white concrete building
white concrete building

Kompetensi Lulusan:

  1. Promosi dan Edukasi Kesehatan – Mampu merancang dan melaksanakan program penyuluhan kesehatan kepada masyarakat.

  2. Manajemen dan Kebijakan Kesehatan – Mampu mengelola fasilitas pelayanan kesehatan dan menyusun kebijakan kesehatan berbasis data.

  3. Epidemiologi dan Pencegahan Penyakit – Menganalisis pola penyebaran penyakit serta merancang strategi pencegahan dan pengendalian.

  4. Kesehatan Lingkungan dan Keselamatan Kerja – Mampu mengidentifikasi dan mengelola faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat.

  5. Riset dan Pengembangan Kesehatan – Mampu melakukan penelitian dalam bidang kesehatan masyarakat untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti.

Potensi dan Peluang Karir Lulusan

Lulusan Kesehatan Masyarakat memiliki prospek kerja yang luas di berbagai sektor, termasuk pemerintahan, lembaga kesehatan, organisasi non-profit, serta industri kesehatan dan lingkungan. Berikut beberapa peluang karir yang dapat dijalani:

1. Sektor Pemerintahan dan Layanan Publik:

  • Pegawai di Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan, atau instansi pemerintahan lainnya.

  • Epidemiolog, menganalisis penyebaran penyakit dan merancang strategi pengendalian wabah.

  • Petugas Kesehatan Lingkungan, mengawasi kebersihan dan sanitasi di lingkungan masyarakat.

  • Pengawas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), memastikan kesehatan dan keselamatan pekerja di perusahaan.

2. Sektor Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan:

  • Manajer Administrasi Kesehatan, mengelola operasional rumah sakit dan puskesmas.

  • Petugas Promosi Kesehatan, memberikan edukasi kepada pasien dan masyarakat tentang gaya hidup sehat.

  • Ahli Gizi Masyarakat, memberikan konsultasi gizi dan pola makan sehat.

3. Sektor Pendidikan dan Penelitian:

  • Dosen atau Peneliti Kesehatan Masyarakat, mengembangkan ilmu kesehatan masyarakat dan kebijakan kesehatan.

  • Trainer atau Konsultan Kesehatan, memberikan pelatihan dalam bidang kesehatan lingkungan, promosi kesehatan, dan K3.

4. Sektor Swasta dan Industri:

  • Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Perusahaan, memastikan kesehatan dan keselamatan tenaga kerja.

  • Analis Data Kesehatan, mengelola dan menganalisis data kesehatan untuk perusahaan asuransi atau lembaga riset.

  • Manajer Program CSR Kesehatan, merancang program sosial yang berfokus pada kesehatan masyarakat.

5. Sektor Organisasi Non-Governmental Organization (NGO) dan LSM:

  • Koordinator Program Kesehatan Masyarakat, menangani program kesehatan di lembaga sosial dan kemanusiaan.

  • Advokat Kesehatan, menyuarakan isu-isu kesehatan publik dan memperjuangkan kebijakan yang mendukung kesehatan masyarakat.

Dengan keterampilan dalam analisis kesehatan, kebijakan, dan advokasi, lulusan Program Studi Kesehatan Masyarakat memiliki fleksibilitas dalam berbagai sektor pekerjaan yang berfokus pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.