Profil Lulusan Program Studi Agroteknologi

Lulusan Program Studi Agroteknologi memiliki kompetensi dalam bidang pertanian modern yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. Mereka dibekali dengan pemahaman tentang teknik budidaya tanaman yang berkelanjutan, teknologi produksi pertanian, pemuliaan tanaman, pengelolaan hama dan penyakit tanaman, serta pemanfaatan sumber daya alam secara efisien.

Q&A

3/14/20252 min read

white concrete building
white concrete building

Program studi ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang mampu mengembangkan inovasi dalam pertanian, meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian, serta berkontribusi dalam ketahanan pangan nasional. Lulusan juga diharapkan memiliki jiwa wirausaha dan mampu mengembangkan usaha agribisnis yang kompetitif.

Kompetensi Lulusan:

  1. Budidaya Tanaman Modern – Mampu menerapkan teknik budidaya tanaman berbasis teknologi untuk meningkatkan hasil pertanian.

  2. Pemuliaan dan Bioteknologi Tanaman – Memahami teknik pemuliaan tanaman dan penerapan bioteknologi dalam pertanian.

  3. Manajemen Hama dan Penyakit Tanaman – Menguasai strategi pengendalian hama dan penyakit secara terpadu dan ramah lingkungan.

  4. Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan – Mampu mengelola tanah, air, dan ekosistem pertanian secara berkelanjutan.

  5. Teknologi Pascapanen dan Pengolahan Hasil Pertanian – Menguasai metode penyimpanan dan pengolahan produk pertanian agar memiliki nilai tambah.

  6. Agribisnis dan Kewirausahaan – Memiliki kemampuan dalam mengelola usaha pertanian dari produksi hingga pemasaran.

Potensi dan Peluang Karir Lulusan

Lulusan Agroteknologi memiliki prospek kerja yang luas di berbagai sektor, baik sebagai tenaga profesional di pemerintahan, industri, maupun sebagai wirausahawan di bidang pertanian. Berikut beberapa peluang karir yang dapat dijalani:

1. Sektor Pemerintahan dan Lembaga Penelitian:

  • Pegawai di Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian, atau Badan Ketahanan Pangan.

  • Penyuluh Pertanian, memberikan edukasi kepada petani mengenai teknologi pertanian modern.

  • Peneliti Pertanian, mengembangkan inovasi di bidang pemuliaan tanaman, ekologi pertanian, dan bioteknologi.

  • Analis Kebijakan Pertanian, membantu dalam perumusan kebijakan yang mendukung pertanian berkelanjutan.

2. Sektor Industri dan Perusahaan:

  • Manajer Produksi Perusahaan Agribisnis, mengelola produksi dan distribusi komoditas pertanian.

  • Ahli Pemuliaan Tanaman dan Bioteknologi, bekerja di perusahaan benih dan laboratorium bioteknologi.

  • Quality Control di Industri Pertanian, memastikan kualitas hasil pertanian sesuai standar nasional dan internasional.

  • Ahli Teknologi Pangan dan Pascapanen, mengembangkan metode pengolahan dan penyimpanan hasil pertanian.

3. Sektor Kewirausahaan dan Agribisnis:

  • Petani Modern atau Wirausaha Pertanian, mengembangkan pertanian berbasis teknologi seperti hidroponik, aeroponik, dan pertanian organik.

  • Pemilik Usaha Agribisnis, seperti pengolahan hasil pertanian, ekspor komoditas, dan agrowisata.

  • Konsultan Pertanian dan Lingkungan, memberikan solusi terkait manajemen lahan dan teknik pertanian efisien.

4. Sektor Lingkungan dan Keberlanjutan:

  • Ahli Konservasi Sumber Daya Alam, bekerja dalam program pelestarian tanah dan air.

  • Spesialis Pertanian Berkelanjutan, mengembangkan sistem pertanian yang ramah lingkungan.

  • Ahli Reklamasi Lahan, membantu dalam pemulihan lahan bekas tambang atau lahan kritis untuk pertanian.

Dengan keahlian dalam teknologi pertanian, agribisnis, dan lingkungan, lulusan Program Studi Agroteknologi memiliki fleksibilitas untuk bekerja di berbagai bidang yang berhubungan dengan pertanian modern, industri pangan, dan pengelolaan sumber daya alam.